Pakar Epidemiologi Ingatkan Diskotek Rentan Jadi Klaster Penyebaran Covid-19

JAKARTA – Pakar Epidemiologi dari Universitas Airlangga (Unair) Laura Navila Yamani mengatakan, tempat hiburan seperti diskotek rentan menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

“Kalau diskotek kan pasti akan ada kerumunan di sana, tapi melihat kondisi enggak ada social distancing kan riskan (klaster baru),” ujar Laura kepada Okezone , Minggu (5/7/2020).

Sebagaimana diketahui, saat masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi, salah satu diskotek yang berada di Daan Mogot, Jakarta Barat nekat beroperasi.

Akibatnya petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pun menggerebeknya pada Jumat 3 Juli 2020.

Menurut Laura, pemerintah harus memastikan agar tak ada diskotek yang buka di masa pandemi Covid-19. Sebab tempat tersebut hanya untuk beberapa pihak saja dan tidak memiliki kepentingan bagi khalayak.

“Tapi kalau menurut saya diskotek enggak perlu dibuka kalau bisa enggak usah dibuka dulu. Karena itu bukan untuk kepentingan khalayak. Kecuali transportasi umum, pasar karena untuk kepentingan khayalayak. Tapi diskotek kelas khusus saja,” tuturnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari. PSBB masa transisi diperpanjang terhitung sejak 3 Juli sampai 16 Juli 2020.

Pada PSBB transisi ini, Anies juga masih belum memperbolehkan diskotek untuk buka kembali. Namun, beberapa diskotek ada yang buka seperti di salah satu diskotek di Jalan Daan Mogot, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Petugas Satpol PP pun langsung bertindak dan menggerebek tempat hiburan malam tersebut. Ratusan pengunjung dan wanita pemandu lagu serta pekerja seks komersial (PSK) langsung diamankan di lokasi.

(erh)

Loading...